Jawa Barat

8 Event di Jabar Masuk Agenda Event Nusantara (KEN) 2026

KOTA BANDUNG – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) telah merilis daftar event unggulan untuk tahun ini. Setelah melalui serangkaian tahap kurasi, akhirnya terpilih 125 event dari 38 provinsi yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Dari jumlah tersebut, delapan di antaranya diselenggarakan di Jawa Barat. Event yang terpilih sangat beragam, mulai dari festival musik, seni, pesta kebudayaan, hingga upacara masyarakat adat.

Event pertama yang akan digelar dalam waktu dekat adalah Cap Go Meh Street Festival di Kota Bogor. Rencananya, event tersebut bakal diselenggarakan di sepanjang Jalan Surya Kencana Bogor pada Maret 2026 mendatang. Nantinya tak hanya tradisi budaya Tionghoa saja yang ditonjolkan sepanjang acara. Cap Go Meh Street Festival juga menjadi panggung untuk beragam lapisan masyarakat, agama, dan seni budaya yang ada di Jawa Barat.

Uniknya, Cap Go Meh Street Festival tahun ini akan digelar saat Bulan Ramadan. Meski demikian, hal tersebut justru dianggap momentum yang baik dalam rangka mempererat persaudaraan di tengah keberagaman.

“Cap Go Meh dan Ramadan hadir di bulan yang sama. Kami justru melihatnya sebagai momentum baik untuk memperkuat toleransi dan kerukunan dalam satu event di Kota Bogor,” kata Ketua Panitia Cap Go Meh Street Festival 2026 Arifin Himawan dikutip dari Radar Bogor.

Berikutnya ada Gebyar Pesona Budaya Garut yang akan digelar bulan April. Event ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Garut, komunitas, dan pelaku seni budaya dalam merawat, melestarikan, serta memperkenalkan seni tradisi daerah kepada generasi muda.

- advertisement -

Setelah itu, di bulan Juni Pemerintah Kota Bandung bersiap menyelenggarakan Asia Afrika Festival 2026. Ini adalah event tahunan yang juga diikuti oleh perwakilan negara-negara dari Asia maupun Afrika. Festival selalu dihadiri ribuan masyarakat dan menjadi magnet besar untuk wisatawan nusantara hingga mancanegara.

Selanjutnya di bulan Juli akan digelar Bandung Arts Festival, acara yang menjadi wadah bagi seniman, budayawan, komunitas kreatif, maupun publik untuk merayakan keanekaragaman ekspresi seni dan budaya dalam suasana yang inklusif serta reflektif. Selain itu juga ada event Bandung Philharmonic Orchestra, festival yang menggabungkan pertunjukan musisi dalam satu panggung. Nantinya bakat seluruh musisi akan diharmonisasikan oleh Maxime Pitois, seorang dirigen (conductor) orkestra profesional asal Prancis yang dikenal aktif berkarya di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Selain di Bandung, agenda KEN pada bulan Juli juga tersaji di Kabupaten Garut. Wisatawan bisa merasakan sensasi dan pengalaman dalam tradisi minum teh khas Sunda, dengan dibalut udara sejuk dari dataran tinggi sekaligus atraksi budaya yang tentunya sangat mengagumkan. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dipadukan dalam satu acara bernama Nyaneut Festival 2026

Selanjutnya ada event West Java Festival yang bakal digelar September mendatang. Setiap tahunnya, West Java Festival diselenggarakan sebagai bentuk perayaan hari jadi Provinsi Jawa Barat dengan mengkolaborasikan pertunjukan musik modern, seni budaya daerah, hingga produk-produk UMKM unggulan dari 27 kabupaten/kota.

Terakhir ada Festival Budaya Cai Diraga yang juga diadakan di bulan September. Ini merupakan perayaan tahunan di Kabupaten Cirebon yang melestarikan tradisi Larung Cai sebagai wujud rasa syukur dan pelestarian alam.(Red)

Rekomendasi untuk Dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Majalah Republik