Jawa Barat

Beranda Berita sosial Pemkot Bandung Waspadai Longsor Dago, Fokus Lindungi Warga Wisata

 KOTA BANDUNG, –  Pemerintah Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan ancaman longsor di kawasan Dago, Kecamatan Coblong, untuk melindungi keselamatan warga dan pengunjung (31/1/2026).

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan hal tersebut saat monitoring Siskamling Siaga Bencana ke-80 di Kelurahan Dago.

Hasil peninjauan lapangan menemukan sejumlah titik rawan yang berpotensi membahayakan aktivitas masyarakat.

Perhatian utama tertuju pada area sekitar The MAJ Dago Apartemen yang dinilai perlu pemeriksaan menyeluruh kekuatan konstruksi.

“Kita mesti melakukan pengecekan konstruksi gedung ini, terutama slope support-nya dan kekuatan bangunannya,” ujar Farhan.

Bangunan yang berdiri sejak 2016 tersebut sempat lama tidak difungsikan dan berada di wilayah kontur rawan.

- advertisement -

Farhan mengungkapkan lokasi itu pernah mengalami longsor sekitar enam meter.

Penanganan sebelumnya dilakukan dengan metode inner boring melalui penyuntikan beton ke struktur tanah.

Pemerintah kota akan memverifikasi ulang seluruh dokumen konstruksi sebagai langkah mitigasi lanjutan.

Selain aspek bangunan, perbaikan infrastruktur sekitar lokasi terus dilanjutkan.

Penataan meliputi jalan, saluran air, serta rencana penambahan jalur pedestrian untuk meningkatkan keamanan.

Lurah Dago Jusni Giri Susilowati menyebut wilayahnya rawan longsor dan pohon tumbang.

“Monitoring langsung penting agar mitigasi berjalan tepat dan risiko dapat ditekan,” ujar Jusni.

Langkah kewaspadaan ini ditujukan untuk mencegah korban serta menjaga kawasan wisata tetap aman bagi masyarakat.(Red)

Rekomendasi untuk Dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Majalah Republik