Hadir di Pengajian FSPP, Sachrudin: Pesantren Pilar Pembangunan dan Benteng Umat

Kota Tangerang,Pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan, khususnya dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, berkarakter, dan benteng ketahanan umat dalam menghadapi perubahan zaman.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin saat menghadiri Pengajian Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Tangerang sekaligus Sosialisasi Kegiatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di Kawasan Puncak, Bogor, Selasa malam (11/8/2026).
Menurut Sachrudin, pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menanamkan disiplin, kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
“Kalau berbicara tentang pesantren, kita tidak hanya berbicara tentang pendidikan agama, tetapi juga tentang pembentukan karakter. Di pesantren, anak-anak kita belajar ilmu, disiplin, menghormati sesama, dan menjadi pribadi yang bermanfaat,” tutur Sachrudin.
Ia menilai peran tersebut semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi yang menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda.
“Dunia berubah begitu cepat. Karena itu, anak-anak kita membutuhkan fondasi yang kuat agar mampu menyaring informasi dan menghadapi berbagai pengaruh. Pesantren dapat menjadi benteng umat sekaligus benteng karakter generasi muda,” ujarnya.
Sachrudin berharap, para santri tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan, keterampilan, kreativitas, sportivitas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Kita ingin Tangerang terus maju dan modern, tetapi tetap memiliki fondasi akhlak dan nilai-nilai keagamaan yang kuat. Kemajuan infrastruktur, pelayanan, dan pendidikan harus berjalan seiring dengan pembangunan manusianya,” ungkapnya.
Ia pun mengapresiasi FSPP dan seluruh pondok pesantren yang terus berkontribusi dalam pembangunan Kota Tangerang, terutama melalui pembinaan generasi muda. Momentum Hari Santri Nasional, lanjutnya, menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi pemerintah dan pesantren dalam melahirkan generasi yang berakhlak, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kota.
“Santri hari ini adalah bagian dari masa depan Kota Tangerang. Mari kita bekali mereka dengan ilmu, akhlak, dan keterampilan agar mampu menjadi generasi yang membawa kebaikan bagi agama, masyarakat, bangsa, dan kota yang kita cintai,” pungkas Sachrudin.(Dan)







