Advertorial

Bupati Serang Naikkan Insentif Guru Madrasah dan Guru Ngaji, Komitmen Perkuat SDM Berakhlak

Serang – Pemerintah Kabupaten Serang menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik keagamaan. Bupati Serang resmi menaikkan insentif sebesar 50 persen bagi 7.355 guru madrasah dan 8.686 guru ngaji di Kabupaten Serang.

Kebijakan tersebut disampaikan saat membuka Peringatan Milad ke-20 Persatuan Guru Madrasah Indonesia Raya (PGMI Raya) Kabupaten Serang Tahun 2026 di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bai Mahdi Soleh Ma’mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Sabtu (16/5/2026).

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Ratu Zakiyah menegaskan bahwa guru madrasah memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Menurutnya, di tengah perkembangan zaman dan pesatnya dinamika industri di Kabupaten Serang, keberadaan guru madrasah menjadi benteng moral sekaligus pilar intelektual bagi generasi muda.

“Guru madrasah hadir sebagai benteng moral sekaligus pilar intelektual di tengah perkembangan zaman dan dinamika industri yang pesat di daerah kita,” ujar Ratu Zakiyah.

Sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik keagamaan, Pemkab Serang menaikkan insentif bulanan untuk guru madrasah dan guru ngaji. Kenaikan tersebut meliputi 6.190 guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), 1.165 guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), serta 8.686 guru ngaji.

- advertisement -

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, insentif guru MDA naik dari Rp200 ribu menjadi Rp300 ribu per bulan. Sementara guru ngaji dan guru TPQ kini menerima Rp150 ribu per bulan dari sebelumnya Rp100 ribu.

Tak hanya itu, Pemkab Serang juga memberikan insentif bagi 4.404 guru Non-ASN jenjang Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), yang mencakup guru Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Secara rinci, sebanyak 741 guru RA, 1.178 guru MI, dan 2.206 guru MTs masing-masing menerima insentif Rp100 ribu per bulan.

Ratu Zakiyah mengakui peningkatan insentif tersebut belum sebanding dengan besarnya pengabdian para guru. Namun demikian, ia berharap langkah itu dapat membantu meringankan beban ekonomi sekaligus menjadi motivasi dalam menjalankan tugas mulia mencerdaskan generasi bangsa.

“Ke depan kami berharap kapasitas fiskal daerah semakin kuat sehingga pemerintah daerah dapat lebih menyejahterakan para tenaga pendidik di Kabupaten Serang secara maksimal,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh guru madrasah untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran agar mampu mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing tinggi.

“Jadikan madrasah sebagai pusat perubahan yang mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan daya saing tinggi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PGMI Raya Kabupaten Serang menyatakan pihaknya siap mendukung arahan Bupati Serang dengan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.

“Kita evaluasi terus agar sekolah menjadi ramah anak sehingga tujuan dan cita-cita pemerintah pusat dapat tercapai,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum DPP PGMI Raya , Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serang , Ketua MUI Kabupaten Serang , Ketua PC NU Kabupaten Serang , serta ratusan guru madrasah dari berbagai wilayah di Kabupaten Serang. (Adv)

Rekomendasi untuk Dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Majalah Republik