Olahraga

Asri Saraswati Iskandar Bagikan Tantangan Menjadi Pemimpin kepada Peserta Wirasena Youth Camp

Jakarta,Memimpin sebuah tim membutuhkan kemampuan memahami orang lain sekaligus mengenali diri sendiri. Pemimpin perlu membangun hubungan yang baik dengan anggota tim, tetapi tetap menjaga batas profesional agar kedekatan personal tidak memengaruhi pengambilan keputusan.

Hal tersebut disampaikan pendiri Agradaya, Asri Saraswati Iskandar, saat berbagi pengalaman dalam kegiatan Wirasena Youth Camp 2026 di Gedung Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Senin (26/10).

Dalam kegiatan bertajuk “Belajar dari Praktisi Muda”, Asri menjelaskan bahwa tantangan kepemimpinan terletak pada kemampuan mengelola hubungan dengan orang-orang yang bekerja bersama. Pemimpin perlu mengenal anggota tim secara personal, tetapi juga harus memahami batas agar hubungan yang terjalin tidak menimbulkan keberpihakan dalam menjalankan tanggung jawab.

Menurut Asri, seorang pemimpin perlu mampu menempatkan diri sesuai dengan perannya. Ada saatnya ia berinteraksi sebagai teman, tetapi ada pula situasi yang menuntutnya mengambil keputusan sebagai pemimpin.

Asri juga membagikan pengalamannya menjalankan usaha bersama suami. Situasi tersebut membuatnya harus menempatkan diri dalam beberapa peran sekaligus, baik sebagai individu, rekan kerja, maupun pasangan. Berbagai peran yang bertemu dalam satu lingkungan menghadirkan tantangan tersendiri dalam menjaga hubungan dan menyelesaikan persoalan.

Dari pengalaman tersebut, Asri menyadari bahwa kesiapan memimpin orang lain juga berkaitan dengan kemampuan membereskan persoalan dalam diri sendiri.

- advertisement -

“Kalau di internalnya juga beres, saranku, kalau mau jadi pemimpin yang oke, internal juga diberesin,” ujar Asri.

Pesan tersebut menjadi salah satu pembelajaran bagi peserta untuk memahami bahwa kepemimpinan tidak berhenti pada kemampuan mengarahkan tim. Pemimpin juga perlu mengenali dirinya, memahami batas dalam hubungan profesional, dan mampu menempatkan diri ketika menghadapi berbagai situasi.

Melalui pengalaman yang dibagikannya, Asri mengajak peserta Wirasena Youth Camp 2026 untuk melihat kepemimpinan sebagai proses belajar yang melibatkan pengelolaan diri dan hubungan dengan orang lain.(Red)

Rekomendasi untuk Dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Majalah Republik