Antisipasi Lonjakan Sampah Saat Idulfitri, DLH Siapkan 571 Personel dan Skenario Penanganan

Kota Bandung,Majalahrepublik.com- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah selama Ramadan hingga Idulfitri.
Kepala DLH Kota Bandung, Darto, mengatakan peningkatan tersebut dipicu meningkatnya aktivitas masyarakat, terutama dalam menyiapkan makanan selama Ramadan dan menjelang Lebaran.
“Selama Ramadan hingga hari ketiga Lebaran diperkirakan terjadi penambahan volume sampah hingga sekitar 40 persen. Kalau dalam kondisi normal sekitar 1.500 ton per hari, maka ada potensi tambahan sekitar 600 ton,” ujarnya, Kamis 12 Maret 2026.
Menurut Darto, peningkatan volume sampah tersebut tidak terjadi secara konstan setiap hari, melainkan bersifat fluktuatif.
Meski demikian, DLH memastikan kondisi kebersihan Kota Bandung tetap terkendali melalui berbagai skenario penanganan.
Untuk menghadapi potensi lonjakan tersebut, DLH Kota Bandung telah menyiapkan sejumlah skenario pengelolaan sampah selama periode Lebaran.
Berbagai strategi dilakukan mulai dari optimalisasi pengolahan sampah hingga penguatan pengangkutan.
Salah satu langkah utama adalah mengerahkan seluruh armada pengangkut sampah pada malam takbiran.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tempat penampungan sementara (TPS) dalam kondisi kosong sebelum memasuki hari pertama Lebaran.
“Prinsipnya pada malam takbiran TPS harus sudah kosong. Semua armada kita turunkan supaya tidak ada sampah yang tertumpuk selama masa libur pengangkutan,” katanya.
Selain itu, DLH juga menyiagakan 571 personel kebersihan untuk mendukung pengelolaan sampah selama periode tersebut.
Para petugas akan difokuskan pada kegiatan penyapuan jalan dan pengangkutan sampah di sejumlah titik prioritas di Kota Bandung.
“Kita akan menggerakkan kekuatan penuh pada malam takbiran. Petugas difokuskan pada penyapuan dan pengangkutan di ruas-ruas jalan yang menjadi perhatian,” ujar Darto.
Setelah malam takbiran, pengangkutan sampah akan dihentikan sementara selama dua hari pertama Lebaran.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk menahan sampah rumah tangga di rumah masing-masing hingga layanan pengangkutan kembali beroperasi.
“Selama dua hari pertama Lebaran masyarakat diminta menahan sampah dulu di rumah. Nanti pada hari ketiga baru kita mulai pengangkutan kembali,” katanya.
DLH Kota Bandung berharap langkah antisipatif tersebut dapat menjaga kebersihan kota selama momentum Idulfitri, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman. (Fi)