Advertorial

Pemkot Serang Hadir untuk Warga, Bantu Korban Rumah Roboh hingga Dukung Sarana Keagamaan

KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut diwujudkan melalui bantuan bagi warga kurang mampu yang mengalami musibah rumah roboh maupun tinggal di hunian yang tidak layak.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Serang Budi Rustandi, berbagai laporan masyarakat terkait kondisi rumah roboh mendapat respons cepat. Pemerintah bergerak melakukan asesmen dan verifikasi sebelum menyalurkan bantuan agar tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.

Staf Ahli Wali Kota Serang Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Kota Serang, Triningsih, menjelaskan bahwa informasi mengenai rumah roboh umumnya disampaikan oleh kader, lurah, maupun camat kepada Wali Kota. Setiap laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Bapak Wali Kota memberikan bukti nyata bahwa ini bukan sekadar janji. Beliau langsung turun ke masyarakat sehingga bantuan yang diberikan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Triningsih. Rabu, (3/6/26).

Menurutnya, sebagian besar penerima bantuan merupakan masyarakat dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan. Karena itu, Pemkot Serang selalu melakukan asesmen lapangan guna memastikan bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

Salah satu contoh yang ditemui berada di Kecamatan Walantaka. Saat melakukan kunjungan, Triningsih mendapati tiga rumah warga roboh dengan kondisi penghuni yang sangat membutuhkan perhatian pemerintah.

- advertisement -

“Ada seorang ibu yang kondisinya sangat memprihatinkan. Rumahnya roboh, tidak memiliki orang tua, tinggal sendiri, sementara suaminya bekerja sebagai tukang becak di Tangerang,” ungkapnya.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap proses pemulihan pasca musibah, Wali Kota Serang memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta kepada setiap warga yang rumahnya roboh. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat perbaikan tempat tinggal dan meringankan beban ekonomi keluarga terdampak.

Tidak hanya fokus pada penanganan rumah roboh, Pemkot Serang juga terus memberikan perhatian terhadap pembangunan sarana dan prasarana keagamaan. Berbagai bantuan telah disalurkan untuk mendukung pembangunan masjid, musala, madrasah, hingga pondok pesantren yang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan masyarakat.

“Beliau bukan hanya membantu rumah roboh, tetapi juga pembangunan masjid, musala, madrasah, dan pondok pesantren,” kata Triningsih.

Dukungan pemerintah bahkan menjangkau kelompok-kelompok masyarakat yang membutuhkan sarana penunjang kegiatan keagamaan. Salah satunya bantuan untuk kelompok ibu-ibu pengajian yang memerlukan alat ketimpring guna menunjang aktivitas mereka.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Serang dalam memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. Kehadiran pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui dukungan terhadap berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan.

Triningsih menilai kepedulian yang ditunjukkan Wali Kota Serang merupakan bentuk nyata pemerintahan yang hadir dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat langsung, meringankan beban warga yang tertimpa musibah, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Dengan berbagai program bantuan sosial dan dukungan terhadap sarana keagamaan, Pemkot Serang terus berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan tepat sasaran demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Serang. (Adv)

Rekomendasi untuk Dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Majalah Republik