DaerahKota Serang

Kota Serang Siap Lepas 392 Jemaah Haji, Lokasi Dipusatkan di KSB

KOTA SERANG – Persiapan keberangkatan jemaah haji asal Kota Serang tahun 2026 memasuki tahap final. Menjelang jadwal keberangkatan pada 29 April mendatang, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang menggelar rapat koordinasi finalisasi bersama seluruh pemangku kepentingan di Ruang Rapat Setda Kota Serang, Jumat (24/4/2026).

Rapat ini menjadi langkah krusial guna memastikan seluruh rangkaian pemberangkatan berjalan lancar, mulai dari titik kumpul hingga proses transit menuju Tanah Suci.

Kepala Kantor Kemenag Kota Serang, Umi Sahiyah, mengungkapkan adanya perubahan lokasi pelepasan jemaah. Jika sebelumnya direncanakan di Alun-alun Barat, kini diputuskan dipusatkan di Kawasan Kota Serang Baru (KSB) atau halaman Puspemkot Serang.

“Alhamdulillah, hari ini seluruh stakeholder sudah satu suara. Pelepasan jemaah akan dilaksanakan di KSB,” ujarnya.
Umi menjelaskan, total jemaah haji Kota Serang tahun ini berjumlah 392 orang, dengan rentang usia yang cukup beragam.

“Jemaah termuda berusia 13 tahun, sementara yang tertua berusia 85 tahun. Ini menjadi perhatian khusus dalam hal pendampingan,” jelasnya.

Dari sisi kesehatan, saat ini terdapat satu jemaah yang masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

- advertisement -

“Jika surat istitha’ah atau kelayakan terbang tidak dapat diterbitkan, maka keberangkatannya kemungkinan ditunda,” tambahnya.

Rencananya, seremoni pelepasan akan dihadiri langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni dan Wali Kota Serang Budi Rustandi.

Setelah pelepasan, para jemaah akan diberangkatkan menuju Asrama Haji Cipondoh, Kota Tangerang, untuk transit selama 24 jam sebelum melanjutkan penerbangan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Arab Saudi.

Selama di Tanah Suci, jemaah dijadwalkan menjalani ibadah selama 40 hingga 43 hari, baik untuk gelombang pertama maupun kedua.

Untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan, Kemenag bersama Pemerintah Kota Serang juga akan menggelar gladi resik pada Senin mendatang. Kegiatan ini difokuskan pada pengamanan, rekayasa lalu lintas, serta pengaturan zonasi bagi keluarga pengantar guna menghindari penumpukan.

“Semua berjalan sesuai prosedur dan tanpa kendala berarti. Rapat ini telah menyatukan komitmen kita untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah,” tutup Umi. (Re)

Rekomendasi untuk Dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Majalah Republik