Pemprov Riau Evaluasi Kemajuan Program Nasional

PEKANBARU, – Pemerintah Provinsi Riau menggelar rapat evaluasi kemajuan Program Strategi Nasional bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi vertikal. Kegiatan yang digelar di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Senin (18/5) ini bertujuan untuk melancarkan capaian program di Provinsi Riau serta pentingnya sinergi dan kesesuaian laporan dengan kondisi nyata di lapangan guna mendukung keberhasilan program pemerintah pusat di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Syahrial Abdi menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi vertikal yang telah menjalankan program strategis nasional di daerah. Ia menilai sinergi menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan program pemerintah pusat di Provinsi Riau.
“Saya mengapresiasi seluruh instansi vertikal yang menjalankan program strategis nasional,” ujar Syahrial.
Ia menjelaskan, dalam program perjalanan sejak Januari hingga Mei 2026, terdapat sejumlah pencapaian yang patut diapresiasi. Namun demikian, masih ada beberapa program yang kemajuannya belum memadai.
Untuk program KDMP atau Koperasi Desa Merah Putih, Syahrial menyebut kemajuan di Riau berjalan cukup baik. Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat juga menunjukkan perkembangan yang positif di berbagai daerah.
Program pembangunan tiga jura rumah juga terus berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Ia menambahkan, sektor ketahanan pangan di Riau hingga saat ini juga masih dalam kondisi aman dan terkendali.
Pada sektor pelayanan masyarakat, program Jaminan Kesehatan Nasional melalui BPJS disebut tetap berjalan dengan baik. Sementara itu, akses pendidikan juga terus ditingkatkan melalui revitalisasi sekolah.
Syahrial Abdi juga menekan pengendalian inflasi di Riau yang dinilai cukup baik. Selain itu, kerja sama dengan daerah lain serta kemudahan perizinan juga terus diperkuat melalui perubahan regulasi yang lebih efektif.
Pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem terus berkembang. Namun masih terus membutuhkan perkembangan.
Ia menegaskan, seluruh laporan untuk pemerintah pusat tentang kemajuan ini yang menjadi kewajiban gubernur harus benar-benar menggambarkan kondisi nyata di lapangan. Ditekankan, informasinya tidak mungkin berbeda antara data dan informasi dengan kenyataan.
Dalam kesempatan tersebut, Syahrial berharap seluruh program strategis nasional di Riau dapat terkoordinasi dan terkomunikasi dengan lebih baik antarinstansi. Menurutnya, langkah itu penting untuk meminimalkan risiko munculnya pemberitaan negatif akibat perbedaan perspektif, terutama di internal pemerintahan.
“Mudah-mudahan ini menggambarkan sinergi dan menjadikan komunikasi kita lebih baik dari hari ke hari untuk menyukseskan program strategi nasional di Provinsi Riau,” tutupnya.(Red)






