Dinkes Banten Dorong Deteksi Dini Penyakit, Capaian CKG Kota Tangerang Tuai Apresiasi Gubernur

Kota Tangerang – Komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat terus menunjukkan hasil positif. Melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), Dinas Kesehatan Provinsi Banten bersama pemerintah kabupaten/kota berhasil meningkatkan cakupan pemeriksaan kesehatan masyarakat. Salah satu daerah dengan capaian terbaik adalah Kota Tangerang yang mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Banten, Andra Soni.
Apresiasi tersebut disampaikan saat Gubernur Andra Soni meninjau pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di kawasan Pondok Lakah Permai, Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Senin (27/7/2026). Dalam kunjungan itu, Andra didampingi Wali Kota Tangerang H. Sachrudin dan Wakil Wali Kota H. Maryono.
Menurut Andra Soni, keberhasilan Kota Tangerang menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), serta masyarakat mampu mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan secara nyata.
“Saya sangat mengapresiasi kinerja Pemkot Tangerang, terutama tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan yang berjuang menyukseskan agenda ini. Saat ini realisasi CKG Kota Tangerang telah menyentuh 43 persen dari target total 45 persen populasi. Hasil luar biasa ini membuktikan keseriusan pemerintah dalam menyediakan layanan kesehatan yang terjangkau. Saya meyakini target ini akan terlampaui sekaligus menaikkan taraf kesehatan warga secara berkesinambungan,” ujar Andra Soni.
Program Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk memperluas layanan promotif dan preventif sehingga masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Dengan deteksi awal, berbagai penyakit dapat dicegah maupun ditangani lebih cepat sehingga risiko komplikasi dapat diminimalkan.
Berdasarkan data terbaru, pelaksanaan CKG di Kota Tangerang telah mencapai 92,71 persen dari sasaran target tahun 2026. Capaian tersebut menempatkan Kota Tangerang sebagai daerah dengan hasil pelaksanaan CKG tertinggi kedua di Provinsi Banten.
Keberhasilan tersebut dinilai tidak terlepas dari sinergi antara Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Dinas Kesehatan Kota Tangerang, seluruh puskesmas, rumah sakit, serta dukungan perangkat kewilayahan yang aktif mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mengatakan pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus terus diperkuat melalui berbagai program yang mudah diakses seluruh warga.
“Layanan kesehatan adalah hak mendasar publik. Oleh sebab itu, kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang merata, terjangkau, dan bermutu. Beriringan dengan kebijakan Pemerintah Pusat dan Provinsi, kami yakin cakupan perlindungan kesehatan warga akan kian meluas,” kata Sachrudin.
Ia juga mengajak masyarakat agar tidak menunggu sakit untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Menurutnya, deteksi dini merupakan langkah penting dalam mencegah berkembangnya berbagai penyakit yang berisiko lebih berat.
“Jangan menunggu hingga tubuh sakit. Deteksi dini sangat penting agar pencegahan dan penanganan medis dapat dilakukan secara tepat demi mewujudkan masyarakat Tangerang yang sehat dan produktif,” tambahnya.
Selain memperluas cakupan pemeriksaan kesehatan gratis, Pemerintah Kota Tangerang juga mengintegrasikan pelaksanaan CKG dengan program percepatan penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan contact tracing. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mempercepat target eliminasi TBC sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Pada hari yang sama, pelacakan kontak erat pasien TBC dilaksanakan secara serentak di lima wilayah kerja puskesmas, yakni Puskesmas Jatiuwung, Periuk Jaya, Tajur, Cipadu, dan Panunggangan Barat.
Integrasi dua program tersebut menjadi strategi penting dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis pencegahan. Melalui pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat tidak hanya memperoleh gambaran kondisi kesehatannya, tetapi juga berkesempatan mendapatkan pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan faktor risiko maupun gejala penyakit tertentu.
Dinas Kesehatan Provinsi Banten berharap capaian positif Kota Tangerang dapat menjadi motivasi bagi daerah lain di Provinsi Banten untuk terus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Program Cek Kesehatan Gratis. Dengan semakin luasnya cakupan layanan preventif, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat Banten terus meningkat sehingga terwujud masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. (Adv)







