Advertorial

High Level Meeting TP2DD 2026, Bupati Serang Perkuat Digitalisasi untuk Optimalkan PAD dan Cegah Kebocoran

SERANG — Pemerintah Kabupaten Serang terus memperkuat komitmen dalam mendorong digitalisasi transaksi daerah sebagai langkah strategis meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus mencegah kebocoran penerimaan.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, saat membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Serang Tahun 2026 yang digelar di Swiss-Belinn Modern Cikande, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) ini juga menjadi momentum penting dalam mengakselerasi implementasi Roadmap Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) 2025–2029 menuju Kabupaten Serang Digital.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa digitalisasi transaksi daerah menjadi kunci dalam meningkatkan transparansi serta menutup potensi kebocoran pendapatan.

“High Level Meeting TP2DD ini sangat strategis dalam mendorong kemandirian fiskal daerah. Tujuannya jelas, yaitu meningkatkan pendapatan asli daerah sekaligus menghindari kebocoran,” ujarnya.

Menurutnya, digitalisasi melalui ETPD akan memperkuat sistem pengelolaan pendapatan daerah yang lebih akuntabel, sekaligus memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat.

- advertisement -

Pemkab Serang juga menargetkan percepatan implementasi digitalisasi hingga ke seluruh perangkat daerah. Bahkan, hingga akhir tahun 2026, seluruh aparatur sipil negara (ASN), khususnya yang bertugas dalam pengelolaan retribusi, ditargetkan telah mendapatkan pelatihan.

“Dengan pelatihan ini, ASN diharapkan mampu memberikan pelayanan yang optimal sekaligus memahami sistem digital yang diterapkan,” jelasnya.

Selain itu, forum ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antar organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga pelaksanaan digitalisasi tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dan saling mendukung.

“Koordinasi yang kuat akan memudahkan penyelesaian berbagai kendala di lapangan, sehingga implementasi bisa berjalan efektif,” tambahnya.

Bupati juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Serang saat ini telah menjadi salah satu role model nasional dalam percepatan implementasi ETPD. Oleh karena itu, diperlukan penguatan komitmen seluruh pihak untuk terus mengakselerasi transformasi digital di berbagai sektor layanan publik.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Serang, Lalu Farhan Nugraha, menyampaikan bahwa pelaksanaan High Level Meeting TP2DD kali ini memiliki nilai strategis, terutama karena mendapat dukungan langsung dari kepala daerah.

“Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami dan seluruh OPD penghasil retribusi untuk terus mendorong percepatan digitalisasi transaksi daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan edukasi secara masif kepada masyarakat agar semakin memahami kemudahan dan manfaat transaksi digital dalam pelayanan publik.

“Dengan sistem digital, masyarakat akan lebih mudah, cepat, dan transparan dalam melakukan transaksi. Ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik,” tandasnya.

Melalui High Level Meeting TP2DD 2026, Pemerintah Kabupaten Serang optimistis dapat mempercepat terwujudnya sistem transaksi daerah yang modern, transparan, dan bebas kebocoran. (Adv)

Rekomendasi untuk Dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Majalah Republik